JOGOROTO, SeputarJombang.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2025, peternak sapi di Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mulai kebanjiran pesanan. Masrukhi (43), salah satu peternak sapi jumbo di wilayah tersebut, mengaku omzet penjualannya tahun ini diperkirakan menembus angka miliaran rupiah.
Sejak beberapa tahun terakhir, Masrukhi fokus membudidayakan sapi berbobot besar. Di kandangnya, terdapat lebih dari 50 ekor sapi dari berbagai jenis, seperti Limosin, Simental, hingga Pegon.
Rata-rata bobot sapi yang dipeliharanya berkisar antara 850 kilogram hingga 930 kilogram per ekor. Bahkan, salah satu sapi miliknya yang berbobot lebih dari satu ton telah lebih dulu terjual.
“Untuk yang jumbo ada sekitar 45 ekor. Alhamdulillah sudah laku sekitar 20 ekor. Omzetnya antara Rp 1,5 miliar sampai Rp 2 miliar,” ujar Masrukhi kepada wartawan, Selasa (13/5/2025) siang.
Harga sapi yang dijual bervariasi, tergantung ukuran dan jenisnya. Sapi dengan bobot paling ringan dijual mulai dari Rp 28 juta, sementara sapi super jumbo bisa dibanderol hingga Rp 85 juta per ekor.
Masrukhi menambahkan, keberhasilan beternak sapi jumbo tak lepas dari perawatan yang konsisten. Bersama sejumlah karyawan, ia rutin memandikan sapi, memberi pakan, serta menjaga kebersihan kandang. Untuk pakan, ia bisa menghabiskan lebih dari dua kuintal setiap harinya.
“Bukan hanya besar, tapi harus sehat. Itu yang dicari pembeli,” katanya.
Peningkatan permintaan sapi jelang Idul Adha juga menarik minat pembeli dari luar daerah. Mereka datang langsung ke kandang untuk memilih hewan kurban secara langsung.
βIni masih lihat-lihat dulu, sapinya sehat-sehat. Kalau cocok, insya Allah beli satu ekor buat kurban,β kata Subkhi, salah satu calon pelanggan.(*)
Penulis : Dandy Angga












