SeputarJombang.com – Akses jalan menuju Pertirtaan Sumberbeji yang berada di Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur ditutup oleh pemilik tanah.
Bukan tanpa alasan, penutupan akses jalan tersebut dilakukan pemilik tanah lantaran kompensasi yang dijanjikan tak kunjung terealisasi dan tidak ada kejelasan dari Pemerintah Desa (Pemdes).
Baca Juga : Aparat Gabungan, Musnakan Arena Perjudian Sabung Ayam di Desa Banjardowo Jombang
Muhammad Imadudin (50), pemilik tanah sawah yang di jadikan akses jalan menuju Pertirtaan Sumber Beji mengatakan, penutupan akses jalan tersebut dilakukannya karena kompensasi yang dijanjikan akses jalan tidak kunjung realisasi dan tidak adanya kejelasan yang pasti dari Pemerintah Desa (Pemdes) maupun pihak pengelola.
“memang saya blokir, karena tidak ada kejelasan kompensasi.Jadi sebenarnya tidak serta-merta langsung saya tutup, sebelumnya saya diping-pong oleh ketua PKL (pengurus), dan pemerintah desa setempat beserta camat terkait kejelasan Kompensasi tanah sawah saya yang dijadikan akses jalan masuk Petirtaan Sumberbeji,” katanya kepada SeputarJombang.com.Senin (16/2/2026) sore.
Baca Juga : Bulan Muharram, Pembuat Bubur Suro di Ngoro Jombang Banjir Orderan
Masih lanjut dikatakan Muhammad Imadudin, kesepakatan kompensasi terkait tanahnya yang digunakan untuk akses jalan menuju Pertirtaan Sumber Beji sebenarnya sudah disepakati sejak satu tahun yang lalu. Namun, hingga saat ini tidak terealisasi.Dari Pemerintah Desa (Pemdes) dan pihak pengelola tidak ada kejelasan.
“Saya akan terus memblokir akses jalan menuju wisata tersebut, sampai permintaan saya atas kompensasi yang dijanjikan terpenuhi,” pungkasnya.
Sayangnya, hingga berita ini diterbitkan, SeputarJombang.com belum berhasil melakukan konfirmasi kepada pihak pengelola dan Pemerintah Desa (Pemdes) Kesamben.Meski demikian, upaya konfirmasi masih akan terus dilakukan.(Re/Dan)
Editor : Dandy Angga












